Ungaran, 26 Mei 2026 – SPNF SKB Ungaran melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum Satuan Pendidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan nonformal. Kegiatan yang berlangsung di SPNF SKB Ungaran ini diikuti oleh Kepala SPNF SKB Ungaran, pamong belajar, tutor Program Pendidikan Kesetaraan, serta pengelola program.
Dalam sambutannya, Kepala SPNF SKB Ungaran menegaskan pentingnya peninjauan Kurikulum Satuan Pendidikan agar tetap relevan dengan perkembangan kebijakan pendidikan, karakteristik murid, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan keterampilan abad ke-21. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kurikulum mampu mendukung penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan murid.
Pada sesi paparan materi, peserta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum tahun sebelumnya, menelaah kesesuaian visi dan misi satuan pendidikan dengan program pembelajaran yang dilaksanakan, serta membahas implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Pendidikan Kesetaraan. Selain itu, diskusi juga menyoroti penguatan pembelajaran berbasis proyek, literasi, numerasi, pengembangan karakter, integrasi kecakapan hidup (life skills), serta penyesuaian perangkat pembelajaran dengan kebutuhan murid dan lingkungan belajar.
Berdasarkan hasil diskusi, peserta FGD menyepakati beberapa aspek yang perlu disempurnakan dalam Kurikulum Satuan Pendidikan SPNF SKB Ungaran. Aspek tersebut meliputi penguatan implementasi pembelajaran mendalam dan berpusat pada murid, integrasi kecakapan hidup, literasi digital, dan kewirausahaan dalam pembelajaran, optimalisasi pembelajaran berbasis proyek dan kontekstual, penyempurnaan perangkat asesmen, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan nonformal.
Sebagai tindak lanjut, Tim Pengembang Kurikulum akan melakukan revisi Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan berdasarkan hasil FGD, menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan hasil peninjauan kurikulum, melaksanakan sosialisasi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan, serta melakukan monitoring dan evaluasi implementasi kurikulum secara berkala. Kurikulum yang telah disempurnakan selanjutnya akan ditetapkan dan digunakan pada tahun ajaran berikutnya.
Kegiatan FGD berlangsung dengan lancar dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif dari seluruh peserta. Hasil peninjauan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyempurnaan Kurikulum Satuan Pendidikan SPNF SKB Ungaran guna meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal yang adaptif, inklusif, dan berkualitas.