Pelatihan PKH Menjahit 2026: Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat

  • Post author:
  • Post category:Berita
WhatsApp Image 2026-04-29 at 16.05.45

Ungaran — UPTD SPNF SKB Ungaran sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Menjahit Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang tata busana sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama delapan hari, mulai tanggal 14 hingga 23 April 2026, bertempat di aula dan laboratorium menjahit SKB Ungaran. Pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari lima kecamatan di Kabupaten Semarang.

Program PKH Menjahit dirancang untuk memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari prosedur K3, teknik pengambilan ukuran, pembuatan pola dasar, pengoperasian mesin jahit, hingga proses finishing dan pengemasan produk.

Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta. Hal ini terlihat dari kualitas hasil jahitan yang semakin rapi, ketepatan dalam pembuatan pola, serta meningkatnya kemandirian peserta dalam menyelesaikan produk busana sederhana.

Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan motivasi peserta untuk berwirausaha. Beberapa peserta mulai menunjukkan minat untuk membuka usaha jahit mandiri sebagai sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.

Kepala UPTD SPNF SKB Ungaran menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang berorientasi pada kecakapan hidup.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga keberanian untuk memanfaatkan peluang usaha di bidang tata busana,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir wirausaha-wirausaha baru di bidang menjahit yang mampu berkontribusi terhadap perekonomian lokal. Selain itu, program ini juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.