Ungaran – UPTD SPNF SKB Ungaran kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Bidang Desa Binaan SKB keterampilan Pastry Bakery. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17–27 November 2025 dan diikuti oleh 21 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang.
Program Desa Binaan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional masyarakat, khususnya di bidang pastry bakery, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali kecakapan personal dan sosial sebagai bekal membangun usaha produktif di lingkungan masing-masing.
Kegiatan dilaksanakan selama 9 hari kerja dengan total 70 Jam Pelajaran (JP) dan bertempat di UPTD SPNF SKB Ungaran. Peserta berasal dari empat wilayah, yaitu Kelurahan Ungaran (7 orang), Desa Gebugan (11 orang), Kelurahan Genuk (2 orang), dan Desa Nyatnyono (1 orang).
Materi pelatihan disusun secara komprehensif, mencakup kecakapan personal dan sosial, seperti penguatan empat pilar kebangsaan, etika dan budi pekerti, keterampilan komunikasi, kesehatan keluarga, hingga pengelolaan keuangan rumah tangga. Sementara pada kecakapan vokasional, peserta mempelajari teori pastry bakery, promosi dan pemasaran, food photography, desain grafis, serta praktik pembuatan berbagai produk pastry bakery.
Beragam produk berhasil dipraktikkan peserta, di antaranya lukchup, soft cookies, churros, sweet bread, fudgy brownies, donat kentang, strudel puff pastry, croissant, cranberry cheese bread, hingga boa loy. Kegiatan praktik ini dibimbing oleh narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.
Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode teori dan praktik terpadu dengan pendekatan kerja kelompok. Peserta dibagi ke dalam empat kelompok yang disesuaikan dengan rencana pembentukan kelompok usaha. Melalui metode ini, peserta dilatih untuk bekerja sama, berbagi peran, dan membangun kekompakan sebagai modal awal dalam mengelola usaha bersama.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif. Suasana pembelajaran berjalan kondusif, kolaboratif, dan produktif. Setiap kelompok mampu menyelesaikan tugas praktik dengan baik serta menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan.
Melalui Program Desa Binaan Bidang Pastry Bakery ini, SKB Ungaran berharap keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mendorong terbentuknya kelompok usaha pastry bakery di wilayah masing-masing. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal yang berkelanjutan.
Lihat dokumentasi kegiatan Program Desa Binaan di instagram: https://www.instagram.com/p/DSHUnVogU_O/?igsh=MXR1andhNXR6d3Jqdw==