SKB Ungaran Adakan Pendidikan Kecakapan Hidup Tata Boga “Street Food”

SKB Ungaran Adakan Pendidikan Kecakapan Hidup Tata Boga “Street Food”

  • Post author:
  • Post category:Berita
WhatsApp Image 2024-09-11 at 14.01.48 (1)

Ungaran, SKB Ungaran menyelenggarakan pelatihan Pendidikan Kecakapan Hidup Tata Boga dengan tema “Street Food (Jajanan Kaki Lima)” dari Berbagai Negara di Aula SKB Ungaran pada tanggal 16-18 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai peserta yang antusias untuk mempelajari pembuatan makanan khas dari berbagai belahan dunia.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala SKB Ungaran, Bapak Imam Roos Wahyudi, S.Pd., yang dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya pelatihan kecakapan hidup sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan praktis peserta pelatihan.

Instruktur pelatihan kali ini adalah Liana Duwi Prahasruri, S.Pd., owner Liana Bakery and Coffe Shop, serta Pamong Belajar SKB Ungaran Ibu Indriani Eka Pratiwi, S.Pd., M.Par. Sebelum Parktik memasak, peserta pelatihan diberikan teori jenis-jenis streetfood dan pengolahannya. Peserta pelatihan berkesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan beberapa street food yang terkenal dari berbagai negara. Menu yang dipelajari meliputi Pempek dari Indonesia, Churros dari Spanyol, Apple Pie dari Inggris, Dimsum/Shiumay dari Tiongkok, serta Tteokbokki dan Bungeoppang dari Korea.

Selain keterampilan memasak, peserta pelatihan juga diberikan pelatihan tambahan mengenai desain logo menggunakan Canva. Sesi ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang cara mendesain logo yang menarik dan sesuai dengan identitas produk makanan yang mereka buat.

Pelatihan ini diakhiri dengan penutupan yang dilakukan oleh PLT Kepala Dinas Pendidikan, Bapak Budi Riyanto, M.Pd. Dalam sambutannya, Bapak Budi mengapresiasi semangat peserta dan pengajar dalam kegiatan ini, serta berharap agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi pada pengembangan diri peserta.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan peserta tidak hanya memiliki keterampilan dalam membuat berbagai jenis street food internasional, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu desain yang diperoleh dalam berbagai aspek kehidupan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah positif dalam mendukung pengembangan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi peserta pelatihan.